Author: Daniel

Penanganan Luka Diabetes Secara Maksimal Dengan Obat Herbal

Penanganan Luka Diabetes Bisa Dilakukan Dengan Melakukan Perawatan Seperti, Mengontrol Luka, Membersihkan, Menggunakan Antiseptic, Mengompres Luka Dengan TNO, Membalut Luka, Serta Menjaga Pola Makan Bebas Gula dan Manis

Diabetes atau diabetes millitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan naiknya gula darah atau kadar gula darah yang berada di atas normal. Penyakit ini sifatnya jangka panjang. Glukosa atau gula darah adalah salah satu yangterpenting bagi tubuh untuk membentuk otot dan sebagai sumber energi. Penderita diabetes tubuhnya secara otomatis tidak dapat memproduksi insulin dengan baik akibatnya kadar gula tersebut bisa berlebih. Gula yang berlebihan di dalam tubuh merupakan racun. Di negara Indonesia termasuk 10 negara terbesar dengan penderita diabetes. Setiap penyakit pasti ada gejala atau tanda untuk mengenalinya, begitu juga dengan diabetes ini. Untuk itu, sangat penting untuk mengetahui gejala seperti apa yang terjadi pada penderita diabetes.

Gejala Diabetes

Gejala diabetes perlu dikenali sejak awal agar penanganannya bisa cepat dilakukan. Terdapat dua jenis tipe diabetes, yaitu tipe 1 dan 2. Diabetes tipe 1 perkembangannya sangat cepat, bisa beberapa minggu bahkan hari. Sedangkan diabetes tipe 2 bisa bertahun- tahun, bahkan penderita bisa saja tidak merasakan bahwa ia mengidap penyakit diabetes. Dari kedua tipe diabetes ini, gejala yang terjadi kurang lebih sama diantaranya.

  1. Mudah lemas dan lelah

Penderita diabetes biasanya sangat mudah sekali mengantuk, lelah dan lemas. hal ini dikarenakan hormon insulin yang dihasilkan oleh tubuh sedikit dan tidak efektif sehingga penderita juga memiliki sedikit energi.

  1. Mudah terinfeksi

Selain mudah lelah, penderita diabetes juga mudah terinfeksi. Hal ini dikarenakan tubuh memiliki imun yang lemah pula. Untuk itu, penderita diabetes harus lebih ekstra menjaga kesehatannya.

  1. Pandangan kabur

Gejala lainnya yaitu pendangan yang kabur. Penderita diabetes yang tidak cepat diatasi akan mengalami hal ini dan bisa juga semakin parah.

  1. Luka yang lama sembuhnya

Luka adalah hal yang sering terjadi pada penderita diabetes. Penanganan luka diabetes harus dilakukan dengan baik agar tidak menyebar ke bagian yang lainnya.

  1. Rasa lapar yang luar biasa

Gula darah yang tinggi dan kadar insulin yang dihasilkan sedikit menyebabkan penderitanya mudah lapar. Hal ini jika tidak dicegah juga tidak baik karena akan menjadikan badan tidak ideal.

  1. Intensitas buang air kecil lebih sering

Intensitas ini meningkat terutama saat malam hari. Penderita diabetes biasanya merasa tenggorokan sering sehingga ia lebih banyak minum Namun hal ini juga menyebabkan penderita lebih mudah buang air kecil.

  1. Berkurangnya massa otot

Gejala ini masih berkaitan dengan poin pertama. Penderita mudah lelah dan lemas karena massa ototnya berkurang. Akibatnya, penderita enggan melakukan beragam kegiatan karena merasa tidak kuat untuk beraktifitas lebih.

Itulah beberapa gejala diabetes yang dialami oleh penderita. Seperti yang sudah disebutan bahwa penderita diabetes lebih mudah terinfeksi dan luka. Hal inilah yang mungkin sering kita lihat di sekitar, luka diabetes yang tak kunjung sembuh. Luka dibagian manapun memang berbahaya, contohnya di kaki. Penderita dengan luka di kaki tentunya akan merasa terganggu saat berjalan. Hal yang sangat tidak diinginkannya lagi adalah, luka penderita diabetes bisa menyebar lebih luas ke bagian anggota tubuh lainnya. Untuk itu, penanganan luka diabetes ini perlu dilakukan secara serius, cepat dan tepat.

Jika penanganan luka diabetes tidak segera dilakukan, maka bisa berakibat infeksi tersebut semakin parah. Akibatnya, bagian tubuh tertentu harus dihilangkan atau diamputasi. Jika anda mengidap penyakit diabetes dan terjadi luka, segera periksakan ke dokter untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

Bagaimana Tahap Untuk Melakukan Penanganan Luka Diabetes?

  1. Mengontrol luka (Cek, Cek dan Cek)

Luka diabetes terdapat dua jenis yaitu luka yang berjenis basah dan jenis kering. Penanganan luka diabetes juga tergantung dari jenis lukanya. Penanganan luka basah sebaiknya harus dibalut dengan perban yang steril. Hal ini akan lebih menjaga luka tersebut dari benda- benda asing yang akan menjadi pemicu semakin parahnya luka. Walaupun demikian, luka basah ini juga tidak harus selalu ditutup. Usahakan juga untuk terkena udara atau angin sehingga luka tidak selalu dalam keadaan lembab. Lakukan kontrol setiap waktu pada luka diabetes baik yang basah maupun kering. Jike perlu kontrol juga ke dokter jika yang anda lakukan belum maksimal.

  1. Menggunakan Antiseptic (Membunuh Bakteri Jahat)

Saat membersihkan luka, gunakan antiseptic agar luka menjadi lebih bersih. Bakteri atau virus bisa saja masuk dalam luka dan hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Dengan antiseptic, virus dan sejenisnya tidak akan berkembang sehingga luka juga tidak mudah menyebar ke bagian yang lain.

  1. Membalut Luka (Melindungi Luka Dari Bakteri)

Membalut luka bukanlah perkara yang mudah terlebih jika jenis lukanya basah. Gunakan kasin kassa bersih dan bersihkan dengan rivanol setiap hari. Kassa harus sering- sering diganti agar lebih steril.

  1. Pengobatan Teratur (Konsistensi)

Luka diabetes bisa tambah parah jika pengobatan tidak dilakukan dengan maksimal sehingga berdampak terhadap pembusukan. Usahakan untuk menjalani apa yang sudah disarankan oleh dokter. Selain pengobatan yang tidak teratur, hal lainnya yang dapat memperburuk adalah tidak mematuhi diet makanan yang disarankan dokter, dan keadaan mental yang stres. Untuk itu, penderita diabetes agar selalu merawat lukanya dengan baik sekalipun luka tersebut masih kecil.

Cara Mencegah Agar Penyakit Diabetes Tidak Bertambah Buruk

Jika di awal sudah mempelajari bagaimana penanganan luka diabetes, selanjtnya yaitu bagaimana mencegah penyakit jangka panjang ini. Bagaimanapun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa hal berikut bisa dipraktekkan agar badan sehat terhindar dari diabetes.

  1. Olahraga

Olahraga memang baik untuk kesehatan. Dengan berolahraga secara teratur, maka badan akan lebih sehat, bugar dan tidka mudah terjangkit penyakit. Olahraga juga menjadikan berat badan menjadi lebih ideal, tidak obesitas ataupun sebaliknya. Lakukan olahraga kira- kira 30 menit setiap hari agar gula darah bisa lebih terjaga.

  1. Menjaga tekanan darah

Untuk mencegah diabetes, anda juga perlu untuk menjaga tekanan darah. Tekanan darah yang normal juga menjadikan keadaan gula darah dan insulin efektif.

  1. Atasi stres

Stres juga menjadi pemicu diabetes. Banyak orang yang mengabaikan kondisi kesehatannya saat mengalami stres. Untuk itu, segera ambil langkah dan kondisikan agar stres tidak membawa penyakit bagi tubuh anda.

Cara Pengobatan Luka Diabetes Dengan TNO

TNO adalah salah satu obat herbal yang aman dikonsumsi untuk penanganan luka diabetes. Dengan TNO luka diabetes akan cepat kering. Jika luka diabetes cepat kering dan sembuh, amputasi juga tidak akan terjadi. TNO berbahan dasar mengkudu alami sehingga aman dikonsumsi. Mengkudu adalah salah satu jenis buah yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Kandungan proxeronine yang ada di dalam TNO mampu diserap tubuh dan diolah menjadi xeronine. Kandungan inilah yang nantinya berperan dalam mengaktifkan sel- sel yang sudah mati. Semua yang terkandung di dalamnya alami, sehingga khasiatnya pun tidak diragukan lagi. Anda bisa mengonsumsi TNO ini untuk mendukung pengobatan secara maksimal. Lakukan dengan rutin dan sesuai dosis. Untuk mendapatkan produk TNO ini, anda bisa membelinya secara online di website http://lukadiabetes.com/, sekaligus berdiskusi mengenai kondisi kesehatan anda.